- Bupati Riyanto Pamungkas Kukuhkan Paskibraka Pringsewu Tahun 2026
- Paskibraka Lamtim 2026 Dikukuhkan, Siap Kibarkan Sang Merah Putih
- Karnaval HUT ke-81 RI di Kecamatan Sukadana Meriah
- Jelang HUT ke-81 RI, Wali Kota Metro Serahkan Duplikat Bendera Pusaka
- Walikota Kukuhkan 31 Calon Paskibraka Kota Metro
- Lospem Lambar Ramai Tiap Minggu, Bupati Dorong Hiburan untuk Gaet Pengunjung
- Bupati Parosil Kukuhkan Paskibraka Lampung Barat
- Wabup Pesisir Barat Hadiri Jambore Nasional Pramuka XII di Cibubur
- Bupati Dedi Irawan Tutup Festival Nyambai 2026
- Polsek Wonosobo Amankan Tiga Pelajar Diduga Pelaku Jambret di Jalinbar Tanggamus
Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 10,63 Kg Sabu Asal Aceh Tujuan Pulau Jawa

LAMPUNG, MFH,-- Kepolisian Daerah
(Polda) Lampung melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggagalkan upaya
penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 10,63 kilogram yang berasal dari
Provinsi Aceh dan diduga akan diedarkan ke Pulau Jawa.
Kabidhumas Polda Lampung Kombes Pol
Yuni Iswandari mengatakan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Kamis, 15
Januari 2026, di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggi Besar–Pematang
Panggang–Kayu Agung (Terpeka) KM 228, Kabupaten Mesuji.
“Petugas berhasil mengamankan satu
unit truk yang membawa narkotika jenis sabu seberat 10,63 kilogram. Sabu
tersebut disembunyikan dengan modus ditutupi muatan durian untuk mengelabui
petugas,” ujar Kombes Yuni Iswandari, Senin (19/1/2026).
Baca Lainnya :
- Kapolda Pimpin Upacara dan Anugerahkan Satya Lencana Pengabdian Kepada 459 Personel0
- Manfaatkan Libur Panjang, Polda Lampung Ingatkan Warga Tetap Waspada0
- Ketua TP PKK Purnama Wulan Sari Buka Wedding Story 20260
- Rakorwas Lampung 2026 Dibuka, Wagub Jihan Dorong Paradigma Baru Pengawasan Pemerintah0
- Wagub Jihan Terima Kunjungan PT Sucofindo0
Ia menjelaskan, dalam pengungkapan
ini polisi mengamankan tiga orang tersangka dengan peran berbeda. Tersangka
berinisial YD (33) berperan sebagai kurir, sedangkan YT (28) dan MR (42)
bertindak sebagai pendamping selama perjalanan.
“Dari hasil pemeriksaan awal,
narkotika bernilai Rp 15 miliar tersebut diketahui berasal dari Aceh dan
rencananya akan dikirim ke Pulau Jawa. Ketiganya kini telah diamankan dan
menjalani proses hukum di Mapolda Lampung,” jelasnya.
Kombes Yuni menambahkan,
pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan aparat
kepolisian selama sekitar satu pekan.
Saat ini, penyidik masih terus
melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas
provinsi yang terlibat dalam kasus tersebut.
"Dengan terungkapnya sabu
tersebut, maka sebanyak kurang lebih 40 ribu jiwa terselamatkan. Polda Lampung
berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba dan mengungkap jaringan
yang lebih luas demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” pungkasnya.
[MFH/Din/rils]











3.jpg)