- Bupati Tanggamus Raih National Governance Awards 2026
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan TBC
- Polres Tanggamus Gelar Patroli Gabungan di Perairan Teluk Semaka
- Tanggamus Genjot Capaian UCJ 2026, Ribuan Pekerja Rentan sudah Terlindungi
- Diskominfotiksan Pesawaran Audiensi dengan Telkomsel
- Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan bagi Lansia Penyandang Disabilitas
- Musrenbang Inklusif Disabilitas, Ruang Aspirasi Pembangunan yang Lebih Setara
- Wabup Azwar Hadi Lepas 770 Jamaah Haji Lampung Timur
- Ni Ketut Dewi Nadi Dikukuhkan sebagai Ketua Umum PDBI Lampung Tengah 2026–2030
- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Sosialisasikan Penerimaan Siswa Baru
Pondok Pesantren Roudhotul Aulia Panen Raya Melon Inthanon

SIDOMULYO, MFH,-- Suasana penuh
kebahagiaan menyelimuti Pondok Pesantren Roudhotul Aulia Sidomulyo, Lampung
Selatan, Kamis (8/1/2026). Para siswa jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan
Hortikultura (ATPH) SMK Mathla’ul Anwar Rawa Selapan membuktikan kualitas
pendidikan vokasi dengan menggelar panen raya melon varietas Inthanon. Kegiatan
ini merupakan bagian dari program Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang
mengintegrasikan keterampilan teknis dengan kemandirian ekonomi pesantren.
Acara "Ceremony Panen
Raya" ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas
Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Americo, S.STP., M.H., Ketua Baznas Lampung
Selatan, H. Nur Mahfudz, S.E., Anggota DPRD Lampung Selatan Agus Sartono,
A.Md., serta Camat Sidomulyo Fran Sinatra Adung, S.P., M.M.
Dalam sambutannya, Kadisdik
Provinsi Lampung, Thomas Americo, memberikan motivasi besar kepada para siswa
PKL. Ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi pertanian, seperti yang
diterapkan di Korea Selatan, adalah kunci masa depan.
Baca Lainnya :
- BUMD Jawa Tengah Lirik Potensi Lampung Selatan0
- Bupati Egi Lantik 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Dermaga BOM0
- TPG 13 dan TPG THR Guru ASN TA 2025 Dipastikan Cair Januari 20260
- Pemkab Lamsel Sambut Kunjungan Uskup Tanjung Karang ke UIM0
- H+9 Nataru, 647 Ribu Penumpang dan 161 Ribu Kendaraan Tinggalkan Sumatera Kembali Jawa0
"Tidak ada anak yang bodoh,
karena cerdas itu dilatih. Kita harus mengubah mindset dan menyelaraskan hasil
pertanian dengan kebutuhan pasar," tegas Thomas. Ia memuji langkah SMK
Mathla’ul Anwar yang berani mencanangkan mimpi besar melalui aksi nyata di
bidang agribisnis.
Ketua Yayasan SMK Mathla’ul Anwar
Rawa Selapan, Julianto, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan
seluruh pihak terhadap program pendidikan di yayasannya. Sebagai pimpinan
yayasan, ia melihat sinergi antara sekolah dan pesantren sebagai model ideal
pemberdayaan santri dan siswa.
Senada dengan itu, Pengasuh Pondok
Pesantren Roudhotul Aulia, Ust. Ahmad Luthfi Azizul Hakim, S.Q., M.Pd.,
menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini adalah bentuk keberkahan dari proses
belajar yang sungguh-sungguh. "Semoga program ini memberikan inspirasi dan
kemandirian bagi para siswa ke depannya," harapnya.
Puncak acara ditandai dengan
presentasi dari perwakilan siswa PKL, Ahmad Efendi dan Farih Fauziyah. Di
hadapan para pejabat, Ahmad menjelaskan secara detail proses penanaman 888
batang melon Inthanon di lahan seluas 20 X 15 meter hingga menghasilkan lebih
dari 850 buah melon berkualitas tinggi.
Prosesi panen perdana dilakukan
secara simbolis oleh para tamu undangan, termasuk Kepala Desa Sukabanjar,
Muhsani, yang hadir mendukung inovasi pertanian di wilayahnya. Acara ditutup
dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Munir dan kunjungan langsung ke
greenhouse untuk menyaksikan hasil jerih payah para siswa. [MFH/Sriw]











3.jpg)