- Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM
- Wagub Jihan Dorong APINDO Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM di Lampung
- Dipimpin Langsung Kapolsek, Polsek Pulau Panggung Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat
- Sosialisasi Empat Pilar di Desa Bumirestu Dinilai Hanya Formalitas
- Jamnas XIV American Jeep di Lamsel, 850 Peserta Jelajahi Destinasi Pesisir dan Buka Peluang Ekonomi
- Komoditas Unggulan Lampung Tampil di Panggung Global
- Sekda Dorong Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui Evaluasi Sensus Ekonomi 2026
- Pisah Sambut di Mapolda Lampung, Bupati Lampung Barat Titip Harapan Keamanan
- Program Seragam Gratis Lambar Raih Validasi, Bupati Parosil Kantongi Nilai A
- Pelantikan Pengurus Risma Krui Selatan Warnai Pengajian BKMT di Balai Kencana
Wagub Jihan Dorong APINDO Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM di Lampung

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela mendorong Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi Lampung
memperkuat ekosistem usaha, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, memberdayakan
UMKM, serta mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan dalam
kegiatan Konsolidasi dan Penegasan Komitmen Pengurus Dewan Pimpinan Provinsi
(DPP) APINDO Lampung Periode 2026-2031 di Navara City Park, Bandarlampung,
Sabtu (17/10/2026).
Wagub Jihan menyampaikan apresiasi kepada
APINDO yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung
pertumbuhan ekonomi dan pengembangan ekosistem usaha di Provinsi Lampung.
Baca Lainnya :
- Komoditas Unggulan Lampung Tampil di Panggung Global0
- Gubernur Minta Kapolda Baru Kawal Program Pembangunan dan Perkuat Pelayanan Publik0
- Dua Titik Karhutla di Tulang Bawang dan Lamteng Terkendali0
- Pemprov Perkuat Pengembangan Kawasan Industri, Dorong Pertumbuhan Ekonomi0
- Buka Musda XI MUI, Pemprov Lampung Dorong Sinergi Pembangunan Fisik dan Spiritual0
"Saya menyambut baik konsolidasi dan
penegasan komitmen pengurus DPP APINDO Lampung periode 2026-2031. Pengurus yang
solid, visi yang selaras, serta program kerja yang terarah sangat penting untuk
memastikan APINDO memberikan manfaat bagi pemerintah, pelaku usaha, UMKM, dan
masyarakat," ujar Jihan.
Menurut Jihan, Lampung memiliki modal yang baik
untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi. Pada triwulan II 2026, ekonomi
Lampung tumbuh sebesar 5,29 persen secara tahunan dan menjadi pertumbuhan
ekonomi tertinggi kedua di Sumatera.
Selain itu, penurunan kemiskinan dan
peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menjadi indikator
perkembangan pembangunan daerah.
Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan
pembangunan tidak cukup diukur melalui angka-angka makroekonomi.
Dampak pembangunan harus dirasakan secara nyata
oleh masyarakat, termasuk melalui pengurangan kesenjangan, peningkatan akses
pendidikan dan kesehatan, serta terbukanya kesempatan kerja.
"Bukan hanya angka-angka makro yang harus
kita capai bersama, tetapi bagaimana hasil pembangunan itu secara konkret
dirasakan oleh masyarakat dan UMKM," katanya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Jihan
menyampaikan sejumlah harapan kepada APINDO Lampung. Pertama, memperkuat
keselarasan antara kurikulum pendidikan dan kebutuhan dunia industri agar
lulusan sekolah memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Karena itu, APINDO diharapkan berkontribusi dalam
penyusunan materi ajar bersama sekolah dan balai latihan kerja, sekaligus
membuka kesempatan magang dan praktik kerja bagi peserta didik di perusahaan
anggota APINDO.
"Dunia industri yang paling mengetahui
keterampilan apa yang dibutuhkan. Karena itu, saya mengajak APINDO untuk
menyumbangkan pemikiran dan gagasan dalam menyusun materi ajar bersama sekolah
dan balai latihan kerja, termasuk membuka ruang magang dan praktik kerja di
perusahaan," ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi
salah satu upaya mempercepat pembangunan, mengurangi kemiskinan, serta menekan
angka pengangguran terbuka.
Kedua, Jihan mendorong APINDO mengambil peran
dalam mengintegrasikan berbagai program pemerintah agar memberikan dampak yang
lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha, khususnya UMKM.
Ia menilai pendekatan pembangunan yang
berangkat dari kebutuhan masyarakat perlu didukung dengan integrasi terhadap
berbagai program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi
Desa Merah Putih.
Program-program tersebut diharapkan mampu
menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.
"Permintaan sudah terbentuk, tetapi
pasokannya di daerah terkadang belum siap. Saya ingin APINDO menjadi rumah bagi
UMKM agar bisa terstimulus untuk tumbuh, memahami bagaimana menjaga
keberlanjutan usahanya, dan berkembang naik kelas," kata Jihan.
Ia berharap APINDO dapat membantu UMKM
memanfaatkan peluang dari program pemerintah.
Ketiga, Jihan mengharapkan APINDO mendorong
praktik usaha yang memperhatikan kelestarian lingkungan. Menurutnya,
pertumbuhan industri harus berjalan seimbang dengan upaya menjaga alam demi
keberlanjutan kehidupan dan masa depan generasi mendatang.
"Saya berharap APINDO menjadi rumah bagi
para pengusaha yang tidak hanya mengejar pertumbuhan industri, tetapi juga
memiliki etika terhadap alam dan menjaga keseimbangan dengan lingkungan. Ini
bukan hanya tentang keberlanjutan industri, tetapi juga keberlanjutan peradaban
manusia dan masa depan anak-anak kita," ujarnya.
Selain itu, Jihan menyoroti pentingnya
memperkuat ekosistem pengusaha perempuan di Lampung. Ia berharap semakin banyak
perempuan yang memperoleh kesempatan, akses, dan jejaring untuk mengembangkan
usaha serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
"Saya berharap APINDO menjadi rumah yang
tepat bagi para pengusaha perempuan untuk bernaung, tumbuh bersama, dan
membangun daerah. Ekosistem pengusaha perempuan perlu diperkuat agar mereka
memiliki akses dan kesempatan yang setara untuk berkembang," katanya.
Jihan berharap konsolidasi pengurus APINDO
Lampung yang baru menghasilkan program kerja yang konkret, terarah, dan
berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa konsolidasi dan penegasan
komitmen merupakan langkah awal yang perlu ditindaklanjuti dengan hasil nyata.
"Penegasan komitmen
hari ini baru merupakan awal. Kami berharap hasilnya dapat terlihat melalui
program dan langkah nyata yang dijalankan bersama. Pemerintah Provinsi Lampung
siap bersinergi dengan APINDO untuk mendorong pengusaha semakin solid,
menyelesaikan berbagai persoalan, dan tumbuh bersama demi kemajuan Provinsi
Lampung," pungkasnya. [MFH/rils]











