- Gubernur Mirza Ajak KAHMI dan FORHATI Perkuat Kolaborasi Wujudkan Lampung Maju
- Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Silaturahmi, Wagub Jihan Ajak Warga Dukung UMKM Lampung
- Kapolres AKBP Rahmad Sujatmiko Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 56 Personel Polres Tanggamus
- Sekala Bekhak XII Bukan Sekadar Pesta, Tapi Penjaga Jati Diri Lampung Barat
- PMKNU Pertama di Lambar, Cetak Pemimpin yang Siap Bangun Daerah dan Jaga NKRI
- Terima Audiensi Mahasiswa IPB, Bupati Dorong Lahirnya Generasi Penggerak Hilirisasi Kopi Lambar
- Bupati Pesisir Barat dan Wakil Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Kader PMII Jadi Pemimpin Berintegritas dan Adaptif
- Wagub Jihan Lantik Indra Sanjaya sebagai Karo Adpim
- Bupati Tanggamus Minta Program Kopi Tak Berhenti di Ruang Rapat
Wagub Jihan Nurlela Perkuat Sinergi Pemprov Lampung dengan BPOM

BANDARLAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat
kolaborasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) dalam
meningkatkan pengawasan obat dan makanan, serta memperluas layanan publik yang
inklusif bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan saat
menerima kunjungan kerja jajaran Balai Besar POM Bandar Lampung, di Ruang
Kerjanya, Senin (11/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda
strategis, mulai dari penguatan pengawasan keamanan produk, inovasi pelayanan
publik untuk kelompok rentan, hingga pemberdayaan UMKM yang melibatkan
penyandang disabilitas di Provinsi Lampung.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Perkuat Stabilitas Harga Bahan Pangan Lewat Operasi Pasar0
- Pemprov Lampung Perkuat Ekonomi Syariah Melalui LaSEF 20260
- Pemprov Lampung Dorong Desa jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi0
- Pornas Korpri 2027, Peluang Dongkrak UMKM dan Pariwisata Lampung0
- Lampung Siap jadi Kekuatan Pangan Nasional, Gubernur Libatkan ISPI Perkuat Sektor Peternakan0
Wagub Jihan menekankan bahwa pengawasan obat
dan makanan merupakan aspek penting dalam melindungi kesehatan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah
dan BPOM perlu terus diperkuat agar masyarakat memperoleh jaminan atas produk
yang aman, bermutu, dan layak konsumsi.
“Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi
Balai Besar POM yang selama ini turut membantu pemerintah dalam pengawasan obat
dan makanan,” ujar Jihan.
Selain pengawasan, Jihan juga menyoroti inovasi
pelayanan publik Balai Besar POM melalui program Caring is Love yang memberikan
layanan ramah bagi kelompok rentan.
Jihan menilai, keberadaan layanan inklusif
tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan
pelayanan publik yang humanis dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat
tanpa terkecuali.
“Pelayanan publik harus bisa dirasakan semua
orang, termasuk kelompok rentan. Inovasi seperti ini sangat penting untuk
memastikan tidak ada yang tertinggal dalam mendapatkan layanan,” katanya.
Selain itu, Jihan juga menyoroti program
pemberdayaan UMKM yang digiatkan Balai Besar POM khususnya bagi penyandang
disabilitas di Lampung.
Program tersebut dinilai sebagai langkah nyata
dalam mendorong kemandirian ekonomi kelompok disabilitas melalui pendampingan
usaha, pelatihan, serta fasilitasi perizinan agar produk yang dihasilkan
memenuhi standar keamanan dan dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Sebagai Ketua Umum Persatuan Komunitas
Disabilitas Lampung (PKDL), Jihan menegaskan bahwa pemberdayaan penyandang
disabilitas merupakan bagian penting dari pembangunan daerah yang inklusif.
Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung
penuh dan berkolaborasi dengan Balai Besar POM dalam memperluas jangkauan
program, baik dalam aspek pengawasan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Pemprov Lampung berkomitmen untuk terus
bersinergi, memastikan pengawasan obat dan makanan berjalan optimal, sekaligus
mendorong tumbuhnya UMKM yang inklusif dan berdaya saing,” pungkas Jihan.
[MFH/Diskominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)