- Mayat Pria Tanpa Identitas Berseragam EVERGREEN Ditemukan di Pantai Keramat Lamsel
- Provinsi Lampung Mantapkan Langkah jadi Sentra Pengembangan Singkong Nasional
- Epos Perjuangan Radin Intan: Ketika Gunung Rajabasa Menjadi Benteng Terakhir
- Ketika Krakatau Membelah Laut: Dialog Antara Mitos dan Magma
- Aksi Nyata HUT ke-25 Demokrat di Lamsel: Gelar Bersih Pantai dan Tanam Pohon di Batu Rame
- Sinergi KPK, ATR/BPN, dan Pemprov Lampung Dorong Penyelesaian Persoalan Pertanahan
- Wagub Jihan Serahkan Remisi HAN 2026 kepada 45 Anak Binaan
- Peringati Hari Anak Nasional, Batin Wulan Kunjungi LPKA dan Salurkan Bantuan
- Bupati Pringsewu Hadiri Rakor Optimalisasi Kerjasama Pemda
- Audiensi Dengan Menko Pangan, Bupati Pringsewu Kenalkan Produk Hilirisasi Mocaf
Anggota Komisi III Achmad Johani Minta Dinas PUPR Lamsel Mengecek dan Perbaiki Jembatan yang Jebol

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Anggota
Komisi III DPRD Lampung Selatan, Achmad Johani meminta pemerintah daerah
(Pemda) melalui Dinas PUPR segera turunkan tim guna mengecek dan mendata
kondisi jembatan penghubung di Dusun Umbul Sukiyar Desa Sidorejo Kecamatan
Sidomulyo. yang beberapa hari lalu
sebelum bulan puasa jebol akibat debit air hujan yang terlalu tinggi dan deras.
Menurut Achmad Johani, kondisi
jembatan tersebut saat ini sangat memprihatikan karena mengalami rusak berat .
sehingga masyarakat sekitar tidak
bisa melewati jembatan yang jebol itu, luas jembatan tersebut memiliki lebar
jalan sekitar 2,5 m, dengan lebar lubang kurang lebih 30-50 cm dengan kedalaman
kurang lebih 500 cm.
Baca Lainnya :
- Setahun Egi-Saiful Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa-Tuntut Evaluasi, Begini Respon Relawan 0
- Revitalisasi Dermaga Bom Kalianda, Perseroda Lamsel Targetkan Omzet Hingga Rp3,4 Miliar 0
- Kemenag dan Pemkab Luncurkan Gerakan Lampung Selatan Bertadarus0
- Pemkab Lamsel Perkuat Desa Anti Korupsi 2026, 17 Kecamatan Teken Pakta Integritas0
- Pemkab Lampung Selatan Teken Kerja Sama dengan Dua Kampus Kebidanan0
Achmad Johani mengatakan, jembatan tersebut
merupakan satu-satunya sarana akses masyarakat dalam menjalankan kegiatan
sehari-hari. Dari aktifitas ekonomi ke pasar, sekolah ataupun keperluan
lainnya. Alhasil sebagai langkah darurat, warga mengakalinya dengan menempatkan
batang pohon kelapa agar dapat dilintasi secara darurat.
“Kondisi seperti ini tidak bisa
dibiarkan berlama-lama, harus ada langkah konkret dari pemangku kebijakan. Oleh
karena itu saya harap pihak terkait, terutama Dinas PUPR harus segera
menurunkan tim untuk mendata dan selanjutnya dilakukan rehabilitasi melalui
skema tanggap darurat. Selain jembatan itu, tidak ada sarana lain bagi
masyarakat untuk menjalankan aktifitasnya. Fungsinya sangat vital,” ujar
politisi Partai Demokrat ini , Selasa 24 Februari 2026.
Jika tidak segera direhabilitasi,
Achmad Johani khawatir kondisi jembatan darurat dari batang pohon kelapa
tersebut rentan dan beresiko mengancam keselamatan warga pengguna, terlebih
bagi anak-anak yang berangkat dan pulang dari bersekolah. Apalagi kata dia,
dalam situasi bulan puasa dan menjelang lebaran.
“Jembatan ini sangat vital fungsinya
bagi ratusan warga Umbul Sukiyar, karena hanya jembatan itu lah satu-satunya
sarana akses bagi warga untuk beraktifitas.
Silahkan di cek langsung oleh pihak
Terkait, tanpa jembatan itu masyarakat bakal terisolasi. Jadi, saya minta PUPR
dapat segera bergerak, terlebih lagi ini bulan ramadhan dan menjelang lebaran
Idul Fitri.
Saya harap rehabilitasi jembatan
ini bisa menjadi prioritas untuk segera ditangani,” pungkasnya "seraya
memastikan jika jembatan tersebut berada pada poros jalan kabupaten. [MFH/Jun]











3.jpg)