- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Bupati Minta Jebolan Beasiswa Seni Budaya jadi Penggerak Pelestarian Seni Tradisi

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati Lampung Barat
Parosil Mabsus meminta kepada kepada dewan guru jebolan program beasiswa seni
dan budaya agar menjadi motor penggerak terhadap pelestarian, menjaga serta
menggali seni budaya khususnya khas Lampung Barat.
Permintaan itu disampaikan Parosil Mabsus saat
menghadiri kegiatan gelar karya gerakan seniman masuk sekolah Kabupaten Lampung
Barat, bertempat di Lamban Pancasila pelataran Kantor Pemerintah Daerah (Pemda)
Kecamatan Balik Bukit, Selasa 28 Oktober 2025.
Seperti diketahui, dibidang pendidikan
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki salah satu program beasiswa seni
dan budaya. Sejauh ini tercatat sudah lima dewan guru yang merupakan jebolan
beasiswa seni dan budaya yakni Putri Novia Anastasya, Refi Adesa Dewi, Cindy
Adellia, Bilqis Dwina, dan Ahmad Rifanza.
Baca Lainnya :
- Lambar Butuh 14.512 Mt LPG 3 Kg0
- Ketua TP PKK Lampung Canangkan Desa Tapis di Lumbok Seminung0
- Wabup Lambar Hadiri Persiapan Lampung Fest 20250
- Bupati Parosil Lepas 34 Jamaah Umroh0
- Kejari Lambar Targetkan 2025 Buka Lahan Tujuh Hektare untuk Ketahanan Pangan0
Parosil Mabsus mengatakan, program beasiswa
seni dan budaya merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk
terus menjaga, melestarikan dan menggali seni budaya yang berada di Lampung
Barat yang saat ini mulai tenggelam.
“Dewan guru lulusan penerima program beasiswa
seni dan budaya harus dapat berkiprah lebih luas lagi, jika hari ini hanya
sebagai pendamping terhadap beberapa sekolah saja, ke depan harus dapat
melakukan pendampingan seni dan budaya di seluruh sekolah yang ada di Lampung
Barat,” pinta Parosil Mabsus.
Pria yang akrab disapa Pak Cik itu berharap
kelima dewan guru tersebut tidak hanya aktif mengajar di sekolah-sekolah saja,
namun harus dapat menjalin kolaborasi di pekon-pekon “harus menjadi jembatan
untuk menumbuh kembangkan, menjaga, melestarikan dan menggali seni budaya di
tingkat pekon,” ujarnya.
Ia mengutarakan impiannya, anak-anak yang sudah
diajarkan seni budaya saat ada kegiatan ditingkat pekon harus terlibat, hal itu
sebagai motivasi bagi pelajar karena mereka bisa tanpil di saksikan orang tua
dan ratusan masyarakat.
Beliau meminta kepada orang tua wali murid agar
bersama-sama mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung tersebut “tidak
dapat anak kita memiliki keahlian tanpa adanya dukungan dari orang tua wali
murid, pihak sekolah tidak akan mampu jika kita serahkan seutuhnya terhadap
dewan guru saja,” pungkasnya. [MFH/Dikominfo Lambar]











3.jpg)