- Bupati Riyanto Pamungkas Kukuhkan Paskibraka Pringsewu Tahun 2026
- Paskibraka Lamtim 2026 Dikukuhkan, Siap Kibarkan Sang Merah Putih
- Karnaval HUT ke-81 RI di Kecamatan Sukadana Meriah
- Jelang HUT ke-81 RI, Wali Kota Metro Serahkan Duplikat Bendera Pusaka
- Walikota Kukuhkan 31 Calon Paskibraka Kota Metro
- Lospem Lambar Ramai Tiap Minggu, Bupati Dorong Hiburan untuk Gaet Pengunjung
- Bupati Parosil Kukuhkan Paskibraka Lampung Barat
- Wabup Pesisir Barat Hadiri Jambore Nasional Pramuka XII di Cibubur
- Bupati Dedi Irawan Tutup Festival Nyambai 2026
- Polsek Wonosobo Amankan Tiga Pelajar Diduga Pelaku Jambret di Jalinbar Tanggamus
Bupati Parosil Berharap Pembayaran Pajak Kendaraan Lebih Fleksibel

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati Lampung Barat
Parosil Mabsus mengatakan, masyarakat sudah terbudaya melakukan pembayaran
pajak kendaraan dengan menembak atau menitip dengan pegawai Sistem Administrasi
Manunggal Satu Atap (Samsat). Hal tersebut karena dianggap masyarakat proses terlalu
rumit.
“Sudah menjadi budaya masyarakat selama ini
lebih baik nitip asal jangan pusing. Untuk itu sekiranya agar proses pembayaran
pajak kendaraan bermotor tidak dipersulit, terutama menyangkut persyaratan
administrasi,” kata Parosil Mabsus.
Ungkapan itu disampaikan Parosil Mabsus saat
mengadakan pertemuan dengan Plt Kepala Samsat Lampung Barat Sangun di rumah
dinas Bupati setempat, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Selasa 04
November 2025.
Baca Lainnya :
- Bupati Parosil Mabsus Tinjau Jalan Putus Akibat Banjir0
- Partinia Minta Guru PAUD Utamakan Pendidikan Moral dan Etika0
- Siswa Lambar Kembali Torehkan Prestasi Gemilang 0
- Bupati Minta Jebolan Beasiswa Seni Budaya jadi Penggerak Pelestarian Seni Tradisi 0
- Lambar Butuh 14.512 Mt LPG 3 Kg0
Parosil Mabsus menyayangkan jika ada masyarakat
yang batal membayar pajak hanya karena terkendala administrasi. Jika terlalu
banyak syarat administrasi, masyarakat menjadi enggan membayar pajak.
“Padahal mereka berniat dan mempunyai keinginan
taat pajak akan tetapi karena sulitnya administrasi sehingga masyarakat tidak
betah pusing, ujung-ujungnya tidak jadi membayar pajak,” ujar Parosil.
Parosil Mabsus berharap, pelayanan Samsat bisa
lebih fleksibel dan memudahkan, terutama bagi masyarakat yang memang memiliki
itikad baik untuk melunasi kewajiban pajaknya. Ia menekankan bahwa pelayanan
yang mudah akan berbanding lurus dengan peningkatan PAD dan kepatuhan
masyarakat.
Sementara, Plt kepala Samsat Lampung Barat
Sangun, menyambut baik sampaian Parosil Mabsus. Ia menuturkan yunit kendaraan
di Lampung Barat sudah mencapai 96 ribu.
“Kita akan memulai taat
pajak dari Apartur Sipil Negara (ASN) pak Bupati. Dan kalau memang mau efektip
mungkin bisa kita ciptakan trobosan Samsat Desa untuk mempermudah masyarakat
melakukan pembayaran pajak,” tutupnya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)