- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Dekranasda Provinsi Lampung Gelar Pelatihan AI UMKM
Diharapkan Semakin Maju dan Naik Level

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Ketua Dewan
Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung diwakili pengurus
Dekranasda bidang Manajemen usaha, Irsan Murhan membuka kegiatan pelatihan
Artificial Intelligence bagi UMKM dengan tema “Agar Semakin Maju dan Siap Naik
Level dengan AI” yang berlangsung di Aula Permaisuri Dekranasda Provinsi
Lampung, Kamis (16/10/2025).
Kegiatan pelatihan tersebut merupakan
upaya strategis dari kolaborasi antara Dekranasda Provinsi Lampung dan Bank
Indonesia guna mendorong para pelaku UMKM agar dapat belajar serta menguasai
penggunaan Artificial Intelligence (AI) sebagai media promosi diri dan produk
mereka secara lebih efektif untuk “naik level”.
Dalam kesempatan tersebut, Irsan
Murhan menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya peran UMKM dalam
menggerakkan perekonomian daerah.
Baca Lainnya :
- Dua Naskah Kuno Asal Lampung Raih Sertifikat IKON 2025 dari Perpustakaan Nasional RI0
- LEIF 2025 akan Fokus pada Gagasan Gubernur Mirza0
- AHY Ajak Mahasiswa Bangun Kolaborasi dan Inovasi untuk Masa Depan Bangsa0
- Menko AHY dan Gubernur Ajak Mahasiswa jadi Generasi yang Inovatif dan Berkarakter0
- PDHI Lampung Audiensi dengan Anggota DPR RI Muhammad Kadafi 0
“UMKM ini memang kita harapkan akan
menjadi garda terdepan untuk peningkatan ekonomi kita. Di tengah berbagai macam
gejolak ekonomi yang ada, kita harapkan UMKM ini tetap bertahan dan memberikan
kontribusi yang signifikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irsan menekankan bahwa
salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi para pelaku UMKM saat ini
adalah keterbatasan kemampuan dalam mempromosikan produk mereka secara efektif.
“Kalau Bapak dan Ibu tidak
mempromosikan diri, sebagus apapun kualitas produk yang dipunyai tidak akan
dapat dikenal oleh masyarakat dan salah satu caranya yaitu membuat konten,”
tegasnya.
Ia kemudian menjelaskan bagaimana
teknologi AI membuka berbagai kemungkinan kreatif yang dapat dimanfaatkan oleh
para pelaku UMKM dalam mengembangkan strategi promosi mereka.
“Dan ada beberapa fitur lainnya di AI
yang lain yang nantinya bisa kita gunakan untuk berbagai hal, termasuk video.
Kadang-kadang di sosial media kita lihat banyak sekali video-video yang seolah-olah
dia melaksanakan umrah, seolah-olah dia lagi naik kereta, tiba-tiba berubah
bentuk, dan lain sebagainya Itu adalah kemampuan dari AI, ya,” jelasnya.
Selain memaparkan sisi positifnya,
Irsan juga mengingatkan peserta untuk mewaspadai potensi penyalahgunaan
teknologi AI yang dapat merugikan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan
terhadap berbagai modus penipuan digital yang memanfaatkan kemajuan teknologi
tersebut.
“Tapi Bapak dan Ibu, ada sisi negatif
juga dari AI ini yang perlu kita cermati. Suara kita juga bisa ditiru, ya.
Wajah kita bisa juga ditiru,” ujarnya.
Meski demikian, Irsan menegaskan bahwa
kemajuan teknologi tetap harus disikapi secara bijak dan dimanfaatkan untuk
hal-hal produktif, terutama bagi pelaku UMKM agar tidak tertinggal dalam persaingan
digital.
Ia mengajak para peserta untuk tidak
ragu mempelajari teknologi, meskipun tidak semua berasal dari latar belakang
digital.
“Dengan menggunakan handphone secara
maksimal, ya, Android ya, enggak mesti dari iPhone, tapi Android tetap memungkinkan,
enggak perlu laptop, kita sudah bisa melakukan sesuatu untuk mempromosikan
produk kita,” jelasnya.
Irsan berharap melalui pelatihan ini,
para peserta dapat berkomitmen penuh untuk belajar secara maksimal. Ia
menekankan bahwa tujuan akhir dari pelatihan ini adalah lahirnya kemampuan
praktis yang bisa langsung diterapkan oleh para pelaku UMKM.
Pelatihan menghadirkan sejumlah nara
sumber yang kompeten dan memberikan materi terkait pemanfaatan teknologi dan
digitalisasi. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)