- IBI Tanggamus Lampaui Target Pap Smear, Sumbang Capaian Rekor MURI Lampung
- Kepala BPS RI Piminpin Apel Siaga, Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi
- Bangun Lampung Berkarakter, Pemprov Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat
- Saat Muharam jadi Ruang Penebar Kebahagiaan bagi Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Lampung Perkuat Peningkatan SDM, Gubernur Mirza Ajak PTMA Bersinergi
- Camat Talang Padang Pimpin Bersih-bersih Titik Rawan Banjir
- Wali Kota Metro Lepas 15 Atlet Airsoftgun Komunitas KDRT ke Kejurnas INASOC II Jakarta
- Wakil Wali Kota Metro Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Kapolres Cup 2026
- Azwar Hadi Kembali Pimpin PMI Lampung Timur Periode 2026–2031
- Sekda Rustam Effendi Buka MUSKAB V PMI Lampung Timur
Gubernur Lampung Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur
Rahmat Mirzani Djausal melantik dan mengambil Sumpah/Janji Jabatan 2 Pejabat
Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Ruang
Rapat Utama, Kamis (18/09/2025).
Pelantikan ini didasarkan
pada Keputusan Gubernur Lampung Nomor : 800.1.3.3/5117/VI.04/2025 tentang
pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari
Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, yang
ditetapkan di Bandar Lampung pada tanggal 16 September 2025.
Adapun 2 Pejabat yang
dilantik adalah :
Baca Lainnya :
- Kopi Bubuk Lampung Resmi Tembus Ekspor, Tandai Babak Baru Hilirisasi0
- Pemprov Lampung Dorong Reforma Agraria Jadi Pilar Ekonomi Berbasis Desa0
- Lampung Kirim 105 Atlet Ikuti Pornas Korpri XVII Tahun 2025 di Palembang0
- Percepat Umrah Langsung, Lampung Butuh Tambahan Daya Dukung Bandara0
- PSMTI Lampung Gelar Musyawarah ke-50
1. Anang Risgiyanto, yang
sebelumnya menjabat sebagai Penelaah Teknis Kebijakan pada Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung dilantik menjadi Kepala Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung.
2. Rendi Reswandi, yang
sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Mutasi dan Promosi ASN pada Badan
Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung dilantik menjadi Kepala Badan
Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung.
Gubernur Rahmat Mirzani
Djausal menyebutkan bahwa posisi Kepala Bappeda dan Kepala BKD merupakan otak
dan jantungnya birokrasi daerah. Bappeda, kata Gubernur, memiliki peran sebagai
arsitek pembangunan daerah.
Menurut Gubernur
perencanaan yang baik harus berbasis data, mengutamakan partisipasi masyarakat,
serta mampu mengintegrasikan program-program strategis daerah dengan kebijakan
nasional.
“Kita ingin pembangunan
di Lampung bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga menyentuh aspek
kualitas manusia, pemerataan ekonomi, serta pelestarian lingkungan. Dengan
perencanaan yang matang, kita akan mampu mewujudkan Bersama Lampung Maju Menuju
Indonesia Emas 2045,” ujar Gubernur.
Sementara itu, Gubernur
meminta BKD untuk mampu menata manajemen ASN secara lebih profesional dan
berbasis merit system. Gubernur juga berharap BKD mampu mempercepat
transformasi digital dalam pelayanan kepegawaian, untuk menjaga transparansi
dan kepercayaan masyarakat, mulai dari rekrutmen, pengembangan kompetensi,
hingga sistem penilaian kinerja.
“Kita ingin membangun
birokrasi yang berintegritas, disiplin, serta responsif terhadap kebutuhan
masyarakat. ASN Lampung harus menjadi aparatur yang adaptif, inovatif, serta
melayani dengan sepenuh hati,” sambung Gubernur.
Gubernur selanjutnya
berpesan kepada pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan
lingkungan kerja, membangun sinergi dengan seluruh perangkat daerah, serta
menjadi motor penggerak perubahan, role model serta inspirasi bagi seluruh
pegawai.
“Jabatan adalah amanah
yang harus diemban dengan komitmen, keteladanan, dan kerja nyata,” ujar
Gubernur.
Gubernur juga mengajak
untuk menjadikan momentum pelantikan ini sebagai semangat baru, mengingat
tantangan pembangunan ke depan yang semakin kompleks mulai dari transformasi
digital, tuntutan pelayanan publik yang cepat, hingga perubahan sosial ekonomi
yang dinamis.
“Tetapi saya percaya,
dengan kerja keras, inovasi, dan kebersamaan, Lampung akan mampu menjadi
provinsi yang unggul, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)