- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Pemprov Lampung Lantik Tim Literasi Periode 2025–2030

BANDAR
LAMPUNG, MFH,-- Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur
Lampung Nomor D/037/V.18/HK/2025 tentang Pembentukan Tim Literasi Provinsi
Lampung.
Dalam
sambutannya, Jihan menegaskan literasi adalah kunci membuka masa depan. Tanpa
literasi, anak-anak bangsa akan kesulitan memiliki daya saing. “Literasi adalah
fondasi utama bagi kemajuan bangsa. Bangsa yang literat adalah bangsa yang
mampu berpikir kritis, kreatif, dan solutif,” ujarnya.
Menurut
Jihan, literasi juga menjadi benteng menghadapi tantangan zaman. “Dimanapun
kita berada, ketika kita memiliki literasi yang baik, itu akan menjadi perisai
sekaligus modal untuk menghadapi masa depan,” katanya.
Baca Lainnya :
- Wagub Jihan Ajak Mahasiswa Polinela Jadi Pelopor Empat Pilar Kebangsaan0
- Mahasiswa Poltekes Kemenkes Palembang Laksanakan MMD di Kelurahan Rajabasa Jaya 0
- Polda Lampung Bongkar Penipuan Love Scamming0
- Pemprov Lampung Respon Cepat Tuntutan Massa Aksi Damai di Hari Tani Nasional0
- Purnama Wulan Sari Ajak Masyarakat Lampung Tebarkan Kebaikan Lewat Donor Darah0
Ia
menyoroti perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), yang membawa
tantangan tersendiri. “Saya sendiri pengguna teknologi ini. Namun otomatisasi
yang ditawarkan harus kita perhatikan, karena ada hal yang bisa hilang.
Misalnya, kemampuan membaca mendalam mulai menurun. AI menyajikan informasi
singkat yang berisiko menurunkan stimulasi menulis, menghadirkan informasi
palsu, bahkan mengikis kreativitas asli,” jelasnya.
Jihan
menegaskan Tim Literasi bukan sekadar simbol, melainkan gerakan nyata untuk
masyarakat. “Mari jadikan literasi sebagai gerakan bersama, dimulai dari rumah,
sekolah, kampus, hingga ruang publik. Pemerintah Provinsi Lampung akan selalu
mendukung,” tegasnya.
Ia
menutup sambutan dengan menekankan pentingnya literasi dalam mendukung visi
pembangunan daerah. “Melalui program-program yang sejalan dengan visi Lampung
Maju, Menuju Indonesia Aman, mari kita wujudkan sumber daya manusia berkualitas
dan mampu berdaya saing dengan bekal literasi yang baik,” pungkasnya. [MFH/Diskominfotik Prov Lampung]











3.jpg)