- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Fokus Prioritaskan Keselamatan Warga

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Lampung mempercepat upaya mitigasi dalam menghadapi potensi
bencana hidrometeorologi, menyusul prediksi perkembangan Siklon Tropis 91S yang
berpotensi mendekati wilayah Sumatera bagian Selatan.
Kesiapan ini ditekankan dalam Rapat
Koordinasi Kesiapsiagaan yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan
Nurlela, di Kantor BPBD Provinsi Lampung, Kamis (11/12/2025).
Dalam arahannya, Wagub Jihan
Nurlela menegaskan bahwa fokus utama Pemprov adalah prioritas keselamatan
warga.
Baca Lainnya :
- Kapolda Lampung Buka Ujian Sabuk Hitam Karate Inkanas Regional Zona I 20250
- Gubernur Perintahkan Segera Tangani Jembatan Way Nughik yang Putus0
- MTQ ke-52 Provinsi Lampung Dimulai: 464 Peserta dari 15 Kabupaten/Kota Siap Berlaga0
- Pemkab Lampung Barat Raih Anugerah Badan Publik Informatif Provinsi Lampung 20250
- Gubernur Mirza Dorong Kreator Muda Sebagai Agen Pelestari Budaya Melalui Karya Seni0
“Hari ini yang menjadi stressing
yang paling utama adalah prioritas keselamatan warga. Hal ini tergantung
bagaimana sistem kita kuat dalam mitigasi risiko bencana,” ujar Wagub.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus
berkoordinasi melakukan rapid mapping atau pemetaan risiko cepat, khususnya di
wilayah yang rentan terdampak secara situasional berdasarkan kondisi cuaca
terkini.
Upaya mitigasi yang ditekankan
antara lain :
1. Pembaruan Informasi Cepat: Semua
aplikasi kebencanaan Pemprov Lampung diintegrasikan ke dalam platform Lampung
Inn untuk pembaruan dan sosialisasi informasi secara berkala.
2. Edukasi Kelompok Rentan:
Pemetaan dan edukasi intensif kepada masyarakat, terutama yang bermukim di
daerah pesisir, aliran sungai, dan kelompok rentan, untuk memastikan warga
memiliki kesiapan dan responsif terhadap tanda-tanda bencana.
3. Teknologi Modifikasi Cuaca
(TMC): BPBD Provinsi Lampung telah berkoordinasi dengan instansi nasional untuk
memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca guna memecah awan, terutama menjelang
perkiraan puncak musim penghujan pada Januari. BPBD mencatat efektivitas TMC di
Lampung pada Januari 2025 mencapai hampir 90%.
Dalam rapat tersebut Dinas
Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung melaporkan telah
melaksanakan berbagai kegiatan perlindungan di wilayah rawan banjir seperti di
Kabupaten Tanggamus dan Pesawaran, termasuk pembangunan tanggul dan bronjong
untuk menahan luapan air yang dapat mengganggu pemukiman dan pertanian.
Pemprov Lampung memastikan
upaya mitigasi terus diperkuat untuk meminimalisir risiko bencana dan
memastikan masyarakat siap menghadapi segala kemungkinan. [MFH/ Dinas
Kominfotik Lampung]











3.jpg)