- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Perpindahan 4 Desa di Lamsel Masuk Wilayah Bandar Lampung Masih Tahap Kajian

KALIANDA, MFH,--
Radityo Egi Pratama Bupati Lampung Selatan menjelaskan bahwa perpindahan empat
desa di Kabupaten Lampung Selatan masih dalam tahap kajian, Jum’at (29/08/2025).
Egi mengatakan bahwa semua ini masih dalam
tahap prosedur yang panjang “Prosedur juga agak panjang, harus ada persetujuan
DPRD terus ada tingkat provinsi dan sebagainya,” tuturnya.
Adapun empat desa di Lampung Selatan tersebut adalah Desa Way Huwi, Desa Jatimulyo,
Desa Kota Baru, dan Desa Sabah Balau.
Baca Lainnya :
- Dianggap Tidak Transparan, Warga Desa Sukamulya Soroti Kebijakan Kades Terkait CSR PT Ranso0
- Bukan Pembahasan Rembug Stunting di Palas Layaknya Seminar 0
- Pemprov Lampung Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat0
- Semarak Kemerdekaan, PKK Pemprov Lampung Bersama Organisasi Wanita Rayakan HUT ke-80 RI0
- Pengurus Koprasi Desa Merah Putih di Kecmaatan Palas Kebingungan 8 Unit Usaha Yang Akan di Kelola0
Ia menjelaskan bahwa semua akan di
kembalikan kepada masyarakat dan hingga kini dari pemerintahan kabupaten
sendiri belum ada wacana.
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan bergabungnya empat
desa tersebut akan menjadi peluang strategis bagi kemajuan Kota Bandar Lampung
ke depan.
“Tentu ini bukan hanya
soal penambahan luas wilayah, tetapi juga soal bagaimana memperluas pelayanan
kepada masyarakat dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah perbatasan,”
ujar Eva Dwiana. [MFH/**]











3.jpg)