- Bupati dan Kapolres Tinjau Kesiapan TPS Jelang Pencoblosan Pilkakon
- MUI Pesawaran Edukasi Masyarakat Tentang Bahaya Judi Online dan Narkoba
- Pimpin Apel Siaga Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Tekankan 3 Hal Penting
- Bupati Dampingi Reses Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Kotaku di Pajar Bulan
- Wabup Mad Hasnurin Lantik 72 Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional di Lambar
- Bentuk Forum Lalu Lintas, Pemkab Pesisir Barat Bidik Transportasi Aman dan Tertib
- Sertifikasi Guru PPPK Belum Terbayar, Disdik Sebut Paling Cepat November 2026
- Kabag SDM Polres Tanggamus jadi Pembina Upacara di SMK Muhammadiyah Gisting
- Polres dan Petugas Gabungan Razia Hiburan Malam di Kota Agung
- Bupati Pringsewu Lepas Pendistribusian Logistik Pemilihan Kapekon Serentak
Pimpin Apel Siaga Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Tekankan 3 Hal Penting

PRINGSEWU, MFH,-- Bupati Pringsewu Riyanto
Pamungkas menekankan tiga hal penting kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil
Negara, Kepolisian dan TNI terkait Pemilihan Kepala Pekon Serentak Kabupaten
Pringsewu 2026. Pertama, adalah meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan
seluruh unsur siap melaksanakan tugas selama pelaksanaan Pemilihan Kapekon
Serentak, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta memastikan seluruh
tahapan Pemilihan Kapekon berjalan baik.
"Kedua, menjunjung tinggi netralitas,
profesionalisme dan integritas. Ditegaskan kepada seluruh ASN, TNI dan Polri,
bahwa sesuai ketentuan berlaku, seluruh aparatur pemerintah daerah dan pekon,
agar senantiasa menjaga netralitas dan tidak melakukan tindakan yang dapat
menguntungkan atau merugikan salah satu calon. Laksanakan tugas secara
profesional, objektif, adil dan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan," tegas Bupati Pringsewu, saat memimpin Apel Siaga
dalam rangka sinergitas pengamanan Pemilihan Kepala Pekon Serentak Kabupaten
Pringsewu 2026, di depan Kantor Bupati setempat, pada Senin, 26 Oktober 2026
malam.
Sedangkan yang ketiga, melaksanakan patroli
bersama secara efektif, terkoordinasi, memetakan wilayah dan titik-titik yang
berpotensi menimbulkan kerawanan, lakukan deteksi dan pencegahan dini, serta
mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif, sesuai kewenangan, dan
juga membangun komunikasi yang baik dengan para calon kapekon, tim pendukung,
tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat, untuk bersama-sama menjaga
suasana sejuk, menghindari provokasi, tidak menyebarkan hoax, serta tindakan
yang dapat memicu konflik. Ditegaskan pula bahwa perbedaan pilihan merupakan
hal wajar dalam demokrasi.
Baca Lainnya :
- Bupati Pringsewu Lepas Pendistribusian Logistik Pemilihan Kapekon Serentak0
- Menteri Pertanian Hadiri Pesta Rakyat Petani 2026 di Pringsewu0
- Peringati HTN, Lampung Perkuat Hilirisasi dan Perluasan Pasar Produk Petani0
- Gubernur Lampung Tekankan Pembangunan SDM Harus Diimbangi Penguatan Agama0
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Hari Santri 20260
Namun, jangan sampai perbedaan tersebut merusak
persaudaraan dan persatuan masyarakat. Keberhasilan Pemilihan Kapekon Serentak
bukan hanya diukur dari terlaksananya pemungutan suara, tetapi juga dari
terpeliharanya keamanan, ketertiban, persatuan,dan kepercayaan masyarakat
terhadap proses demokrasi. Karenanya, ia mengajak seluruh unsur yang terlibat
untuk memperkuat sinergi, mengedepankan komunikasi dan koordinasi, serta
melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Pemilihan Kepala Pekon Serentak merupakan
bagian penting dari proses demokrasi di tingkat pekon. Dari total 126 pekon
yang ada di Kabupaten Pringsewu, sebanyak 59 pekon akan melaksanakan pesta
demokrasi tersebut pada tahun ini, yang bukan sekadar proses memilih pemimpin,
melainkan juga menentukan arah pembangunan, kualitas pelayanan publik dan
kemajuan pekon untuk masa jabatan kepala pekon yang akan datang," ujarnya.
Oleh karena itu, kata Bupati Pringsewu Riyanto
Pamungkas, pada apel yang dihadiri Wabup Umi Laila, Kapolres Pringsewu AKBP
Dadi Perdana Putra dan Wakapolres Komisaris Polisi Samsuri, Perwira Penghubung
Kodim 0424 Mayor Infanteri Agus Supriyadi, Kejari, para asisten dan staf ahli
bupati beserta kepala perangkat daerah, dengan peserta apel terdiri dari
pegawai ASN terkait, anggota Polri dan prajurit TNI-AD, seluruh tahapan harus
dikawal bersama agar berlangsung aman, tertib, lancar dan demokratis.
"Dalam konteks inilah apel siaga dan
patroli bersama pada hari ini memiliki arti strategis sebagai bentuk
kesiapsiagaan, penguatan koordinasi serta komitmen bersama dalam menjaga
kamtibmas menjelang, selama dan sesudah pemungutan suara. Mari kita buktikan
bahwa dengan kebersamaan dan komitmen seluruh pihak, Pringsewu mampu
menyelenggarakan Pemilihan Kapekon Serentak yang aman, damai, tertib, lancar
dan demokratis, demi terwujudnya Pringsewu Makmur, yaitu Mandiri, Aman,
Kondusif, Maju, Unggul dan Religius," tutupnya.
Selepas apel, kegiatan
dilanjutkan dengan patroli bersama guna memantau situasi dan kondisi terkini
menjelang pelaksanaan pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Pekon Serentak
Kabupaten Pringsewu 2026. [MFH/Diskominfo]











