- Wagub Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Memberikan Data yang Benar
- Wabup Tanggamus Minta Program MBG Tepat Sasaran
- Bupati Dedi Irawan Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2026
- ASN Lampung Barat Dibekali Literasi Investasi Saham, Bupati: Legal dan Logis
- HUT ke-35 Lampung Barat, Bupati Minta Jadikan Momentum Bangga dengan Adat Sai Batin
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Rakor TKPKD Provinsi Lampung Tahun 2026
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara HARGANAS ke-33
- Satres Narkoba Polres Tanggamus Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Bandar Negeri Semuong
- DPRD Setujui Tiga Ranperda, Banggar dan Pansus Sampaikan Hasil Pembahasan
- Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
Polda Lampung Gelar Doa Bersama, Empati untuk Sumatera yang Terluka

LAMPUNG,MFH,-
- Ratusan warga dari berbagai latar belakang agama berkumpul di halaman
Mapolresta Bandar Lampung, Senin (29/12/2025), dalam doa bersama lintas agama
bertajuk “Harmoni Doa Lintas Agama dari Indonesia untuk Sumatera Bangkit.”
Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan untuk menyampaikan empati dan duka
mendalam bagi para korban bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan
Sumatera Utara.
Doa
bersama tersebut dihadiri para pemuka agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah
daerah, TNI, dan Polri. Suasana khidmat menyelimuti acara sejak awal, ketika
doa-doa dipanjatkan lintas keyakinan sebagai simbol solidaritas dan persatuan
di tengah musibah kemanusiaan.
Kapolda
Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menyampaikan bahwa doa lintas agama ini bukan
sekadar seremoni, melainkan ikhtiar batin dan spiritual seluruh elemen
masyarakat Lampung untuk keselamatan dan kebangkitan bersama.
Baca Lainnya :
- PAN Bandar Lampung Mantapkan Target Kursi Pileg 20290
- Gubernur Ajak Kader PMII Jaga Kebangsaan dan Dukung Penguatan Ekonomi Desa0
- Pemprov Gelar Istighosah Kubro di Masjid Raya Al-Bakrie0
- Raih 18 Emas di Jabar Open 2025, Ketua FGI Lampung Apresiasi Perjuangan Atlet0
- Mabes Polri Turunkan Tim Supervisi Operasi Lilin Krakatau 2025 di Polda Lampung0
“Pada
hari ini kita berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan untuk
melaksanakan doa lintas agama sebagai bentuk rasa empati dan duka cita yang
mendalam kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Helfi.
Ia
menegaskan, kegiatan ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan persatuan
yang menjadi fondasi bangsa Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung. Menurut
dia, harmoni antarumat beragama merupakan kekuatan sosial yang harus terus
dijaga, terlebih di tengah situasi krisis dan bencana.
“Kegiatan
doa lintas agama ini memiliki makna yang sangat mendalam, sebagai ikhtiar batin
dan spiritual dari seluruh elemen masyarakat untuk memohon keselamatan,
kedamaian, dan keberkahan di tahun yang akan datang,” kata Kapolda.
Dalam
amanatnya, Helfi juga menyinggung dinamika kebencanaan yang terjadi di Pulau
Sumatera dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari banjir hingga tanah longsor,
yang menimbulkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur. Atas nama Polda
Lampung, ia menyampaikan empati dan dukacita kepada seluruh korban.
“Atas
nama Kepolisian Daerah Lampung, saya menyampaikan rasa empati dan duka cita
yang mendalam. Semoga saudara-saudara kita yang terdampak diberikan kekuatan,
ketabahan, serta kemudahan dalam proses pemulihan,” tuturnya.
Menghadapi
potensi bencana, khususnya di masa libur Natal dan Tahun Baru, Helfi menyatakan
Polda Lampung bersama unsur Forkopimda, TNI, dan pemerintah daerah terus
meningkatkan kesiapsiagaan, mulai dari pemetaan wilayah rawan bencana hingga
penguatan koordinasi lintas sektor.
Ia
juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mitigasi bencana dengan
meningkatkan kewaspadaan, mengikuti informasi resmi pemerintah, serta tidak
mudah terpengaruh isu yang dapat memicu kepanikan.
“Kami
mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut memperkuat solidaritas sosial
dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada saudara-saudara kita yang
sedang mengalami musibah bencana,” ujar Helfi.
Menjelang
pergantian tahun, Kapolda Lampung turut mengimbau masyarakat agar merayakan
malam tahun baru secara sederhana dan bermakna, tanpa euforia berlebihan yang
berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan.
Doa
lintas agama ini pun ditutup dengan harapan agar momentum akhir tahun menjadi
ruang refleksi bersama, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan komitmen
menjaga kedamaian, keselamatan, dan kemanusiaan di tengah masyarakat. [MFH/Din/rils]











3.jpg)