- Kerja Sama Internasional, Peluang Investasi Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
- Bupati Hadiri Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD
- Bupati Pringsewu Dampingi Tim Kemendagri RI Tinjau Sentra Mocaf
- Peletakan Batu Pertama Jembatan Armco, Harapan Baru Masyarakat Trimurjo dan Bumiratu Nuban
- Plt. Bupati Laksanakan Persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Puseh Rama Dewa
- Sekda Lambar Ingatkan Jamaah, Muharram jadikan Momentum Evaluasi Diri Bukan Seremoni
- Pemkab Gelar Ekspose Pendahuluan Kajian Pengukuran Tingkat Kepuasan Masyarakat Tahun 2026
- Pemkab Ikuti Peluncuran Nasional E-Learning ASN Berintegritas oleh KPK dan LAN RI
- Nobar Piala Dunia 2026 di Lampung Disiapkan jadi Penggerak Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat
- Lampung Matangkan Penyesuaian Batas Wilayah, Siapkan Pusat Pemerintahan Masa Depan
Polres Tanggamus Gelar Apel Siaga dan Simulasi Tanggap Bencana Hidrometeorologi

TANGGAMUS,
MFH,-- Polres Tanggamus bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus, BMKG, Basarnas,
dan sejumlah instansi terkait serta para relawan melaksanakan apel siaga dan
simulasi tanggap bencana Hidrometeorologi di Pantai Muara Indah, Kota Agung,
Rabu (5/11/2025).
Kegiatan ini
merupakan bagian dari latihan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana
hidrometeorologi, khususnya gempa bumi dan tsunami yang dapat terjadi di
wilayah pesisir Kabupaten Tanggamus.
Kapolres
Tanggamus AKBP Rahmad Sujarmiko, S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya bersama
Pemkab Tanggamus terus berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat, dinas,
dan Forkopimda dalam rangka kesiapan menghadapi informasi dari BMKG.
Baca Lainnya :
- SMA Taruna Kemala Bhayangkara Buka Pendaftaran 2026/20270
- Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Saleh Serahkan Alsintan kepada Kelompok Tani0
- Pemerintah Kabupaten Tanggamus Kini Memiliki Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS)0
- SKCK Full Online di Polres Tanggamus Kini Lebih Mudah dan Transparan0
- Kapolres Gelar Ngopi Bareng Kamtibmas (Ngobarmas) di Wilayah Terluar0
“Kami
koordinasikan terkait personel, kesiapan alat, serta langkah-langkah
kesiapsiagaan bersama BPBD, Basarnas, dan TNI. Personel yang terlibat sebanyak
229 orang,” ungkap AKBP Rahmad Sujarmiko.
Kapolres juga
mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir agar memahami titik aman di
daerah tinggi dan selalu memperhatikan informasi resmi dari pemerintah.
Sementara itu,
Kepala Pelaksana BPBD Tanggamus Irvan Wahyudi menjelaskan bahwa simulasi ini
bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh pihak dalam menghadapi
kondisi darurat bencana.
“Tujuannya
agar seluruh elemen yang terlibat bisa bersinergi dan bekerja sama dengan baik,
memahami siapa melakukan apa ketika bencana terjadi, baik gempa maupun
tsunami,” jelas Irvan.
Ia
menambahkan, kegiatan tersebut merupakan langkah antisipatif menyikapi
informasi mengenai potensi gempa megathrust yang dapat berdampak pada wilayah
pesisir Tanggamus.
“Selain
simulasi evakuasi dan penyelamatan, BPBD juga melaksanakan apel siaga sebagai
bentuk kesiapan aparatur dan masyarakat menghadapi potensi bencana. Agar kita
lebih tanggap menghadapi situasi yang terjadi,” pungkasnya.
Apel dan simulasi dihadiri Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi
Mulyono dengan peserta terlibat gabungan TNI, Polri, Pol PP, Damkar, Dishub,
Basarnas, BPBD, PMI Tagana, RAPI dan Relawan Destana. [MFH/Din/rils]











3.jpg)