- Purnama Wulan Sari Mirza Dorong Desa Tapis Muara Tenang jadi Desa Percontohan di Mesuji
- Buka Rakerda IV IWAPI Lampung, Gubernur Mirza Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
- Polsek Limau Cek Dua Lokasi Karhutla di Wilayah Hukumnya, Titik Api Telah Padam
- Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Perkuat Fondasi Pembangunan Pesawaran
- Wabup Pringsewu Buka Festival Merdeka 2026
- Unit Pengumpul Zakat Pekon dan Kelurahan se-Kabupaten Pringsewu Dikukuhkan
- Wabup Azwar Hadi Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap Dua Raperda
- KKP Dorong Budidaya Ikan Darat Tematik di Kota Metro, Pemkot Siapkan Lokasi
- Wali Kota Metro Lepas Peserta OJT Reguler Batch 38 IDEA Indonesia
- Bupati Canangkan Gerakan Asri, Gotong Royong Digelar Serentak Hingga Ke Pekon
Purnama Wulan Sari Mirza Dorong Desa Tapis Muara Tenang jadi Desa Percontohan di Mesuji

MESUJI, MFH,-- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi
Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza mencanangkan Desa Tapis (Desa Kesejahteraan
Keluarga untuk Lampung Maju, Indonesia Emas) di Desa Muara Tenang, Kecamatan
Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Kamis (27/8/2026).
Pencanangan ini menjadi bagian dari pembinaan
berkelanjutan TP PKK Provinsi Lampung untuk memperkuat peran keluarga sekaligus
mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan 10 Program
Pokok PKK.
Purnama Wulan sari Mirza mengatakan, Desa Muara
Tenang merupakan desa kedua di Kabupaten Mesuji yang menjadi binaan TP PKK
Provinsi Lampung, setelah sebelumnya Desa Sidomulyo.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama0
- Pemprov Lampung Dorong Kebangkitan Pertanian Mesuji Melalui Teknologi dan Inovasi0
- Ribuan Masyarakat Ikuti Jalan Sehat Bersama Gubernur Lampung, Peringati HUT ke-17 Kabupaten Mesuji0
- Sekda Mesuji Budiman Jaya Pimpin Rapat Koordinasi, Pacu Sinergi Capai Target Pembangunan0
- Bupati Mesuji Hj. Elfianah Terima Tim Monev Kemenkes RI0
Menurutnya, status desa binaan bukan sekadar
pencanangan, tetapi harus diikuti dengan pelaksanaan program secara nyata dan
berkelanjutan. Karena itu, TP PKK Provinsi Lampung akan melakukan monitoring
dan evaluasi terhadap berbagai program yang dijalankan di desa.
“Program-program yang dibawa dari provinsi
harus benar-benar diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari
ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, peningkatan ekonomi keluarga,
Posyandu, hingga pencegahan stunting,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan PKK sangat
ditentukan oleh kondisi keluarga. Sebagai gerakan yang bekerja hingga tingkat
keluarga dan kelompok dasawisma, PKK memiliki peran penting dalam meningkatkan
kualitas kehidupan masyarakat.
“Tujuan kami adalah bagaimana ibu-ibu saling
mendukung untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Keberhasilan kami dapat
dilihat dari meningkatnya kesejahteraan keluarga di desa, kecamatan, hingga
kabupaten,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi
Lampung melalui Pokja I dan Pokja IV memberikan edukasi dan pembinaan kepada
kader PKK serta masyarakat. Materi yang diberikan antara lain literasi keuangan,
kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta upaya pencegahan stunting.
Purnama Wulan Sari Mirza juga mengajak
masyarakat menerapkan prinsip 2L, yaitu legal dan logis, dalam memilih produk
dan layanan jasa keuangan. Masyarakat diimbau memastikan lembaga keuangan yang
digunakan memiliki izin dari otoritas berwenang dan tidak mudah tergiur
penawaran pinjaman yang tidak masuk akal.
Selain pembinaan, kegiatan juga dirangkaikan
dengan kampanye gizi bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung.
Anak-anak PAUD mendapatkan edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi makanan
bergizi, termasuk telur dan susu.
“Pemenuhan gizi harus dimulai sejak dini.
Anak-anak adalah calon sumber daya manusia yang akan membangun masa depan
Lampung. Karena itu, gizinya harus kita perhatikan sejak sekarang,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan
berbagai bantuan kepada masyarakat, antara lain 50 paket sembako, empat unit
mesin jahit bagi kelompok usaha ekonomi produktif, bantuan kursi roda dan alat
bantu dengar, bantuan untuk keluarga berisiko stunting, beasiswa tahfiz
Al-Qur'an selama tiga tahun, Al-Qur'an untuk rumah ibadah, bantuan buku cerita
rakyat Lampung, serta bantuan bedah rumah bagi masyarakat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan
kualitas hidup masyarakat, mendorong kemandirian ekonomi keluarga, sekaligus
mendukung upaya pemerintah dalam penanganan stunting dan peningkatan
kesejahteraan sosial.
Sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung,
Purnama Wulan Sari Mirza juga mengajak para orang tua dan anak-anak untuk
meningkatkan minat baca. Buku cerita rakyat dari 15 kabupaten/kota di Lampung
turut diserahkan untuk memperkenalkan budaya dan kearifan lokal kepada generasi
muda.
“Di tengah anak-anak yang semakin dekat dengan
gadget, kita ingin mereka kembali mencintai membaca. Dengan membaca, wawasan
mereka akan semakin luas dan kecintaan terhadap budaya Lampung juga semakin
kuat,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi capaian Kabupaten Mesuji
dalam pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis. Ia mendorong kader PKK
dan Posyandu untuk terus aktif menjemput masyarakat agar melakukan pemeriksaan
kesehatan secara rutin, khususnya bagi balita dan ibu hamil.
Ia juga meminta kader PKK di Desa Muara Tenang
terus mengembangkan ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan pekarangan
rumah untuk menanam cabai, sayuran, tanaman obat, dan kebutuhan pangan lainnya.
“Gerakan menanam di pekarangan tidak hanya
membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dapat mendukung upaya
pengendalian inflasi di Provinsi Lampung,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji
Shela Selviana Yugi mengatakan, pihaknya siap menindaklanjuti pembinaan yang
diberikan TP PKK Provinsi Lampung.
Menurut Shela, pembinaan akan difokuskan pada
penguatan kelembagaan dan administrasi PKK, peningkatan kapasitas kader,
optimalisasi Posyandu, penguatan pelaporan dan evaluasi program, serta
pembinaan keluarga hingga tingkat dasawisma.
Desa Muara Tenang juga akan mengembangkan
inovasi berdasarkan potensi lokal, termasuk seni kerajinan sulam ulat sebagai
bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus meningkatkan kreativitas dan
ekonomi keluarga.
“Kami optimistis Desa Muara Tenang dapat
menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Mesuji. Kami memohon
bimbingan dan arahan berkelanjutan dari TP PKK Provinsi Lampung agar program
ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Shela.
Wakil Bupati Mesuji M. Yugi Wicaksono menyambut
baik pencanangan Desa Tapis dan kehadiran TP PKK Provinsi Lampung di Kabupaten
Mesuji.
Ia menilai penguatan keluarga merupakan salah
satu kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keluarga
yang sehat, harmonis, dan produktif akan memberikan dampak positif terhadap
pendidikan anak, kesehatan, serta perekonomian keluarga.
Yugi juga mendorong agar kegiatan PKK dan
Posyandu tidak hanya berorientasi pada kegiatan administratif, tetapi mampu
menghasilkan kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Orientasinya harus semakin produktif dan
memiliki nilai ekonomi. Jangan sampai kegiatan hanya sekadar memenuhi
kewajiban, tetapi harus mampu membantu meningkatkan pendapatan dan
kesejahteraan keluarga,” katanya.
Pencanangan Desa Tapis di Desa Muara Tenang
diharapkan menjadi awal dari penguatan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi
Lampung, Pemerintah Kabupaten Mesuji, pemerintah desa, TP PKK, Posyandu, dunia
usaha, serta masyarakat.
Melalui pembinaan yang
dilakukan secara berkelanjutan, Desa Muara Tenang diharapkan mampu berkembang
menjadi desa percontohan yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera, sekaligus
mendukung terwujudnya keluarga berkualitas menuju Lampung Maju dan Indonesia
Emas. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











3.jpg)