- Gubernur Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital
- Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi di Provinsi Lampung
- Gubernur Apresiasi Panji Sewu Gelar Tradisi Suran dan Jamasan Pusaka
- Sekda Nukman Resmikan Ponpes Miftahurrohmah II, Dorong Santri Punya Ijazah Formal
- Peringati 1 Muharam 1448 H, Bupati Parosil Ajak Warga Perkuat Iman dan Dukung Program Pemerintah
- Peringati Harganas ke-33, Wabup Ajak PLKB Perkuat Peran Wujudkan Generasi Emas
- Festival Budaya Sekappung Limo Migo II Meriah Digelar
- Polsek Pugung Tangkap Residivis, Pelaku Pencurian Mesin Pompa Air Milik Warga
- Ari-Azad Juara Pertama Turnamen Gaple Kapolres Tanggamus Cup 2026
- Pemkab Turut Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 Bersama Polres Pesisir Barat
Duduk di Aspal, Bupati Egi Serap Aspirasi Rakyat dengan Hati

KALIANDA,
MFH,-- Pemandangan berbeda tersaji di Tugu
Adipura, Kalianda, Senin (1/9/2025). Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi
Masyarakat Lampung Selatan Bersatu melakukan aksi damai dengan penuh
ketertiban.
Di tengah
kerumunan, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memilih langkah
sederhana namun sarat makna: duduk bersila di atas aspal, berbaur dengan massa
aksi tanpa jarak.
Tanpa
pengawalan ketat, Bupati Egi hadir bersama Wakil Bupati, Kapolres, Dandim
0421/LS, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, dan sejumlah anggota dewan.
Baca Lainnya :
- Kapolres dan Bupati Lampug Selatan Kompak: Unjuk Rasa Hak Warga, Tapi Jangan Anarkis!0
- UMKM Kecamatan Palas Kembangkan Usaha Kemitraan dengan BRI0
- Perpindahan 4 Desa di Lamsel Masuk Wilayah Bandar Lampung Masih Tahap Kajian0
- Dianggap Tidak Transparan, Warga Desa Sukamulya Soroti Kebijakan Kades Terkait CSR PT Ranso0
- Bukan Pembahasan Rembug Stunting di Palas Layaknya Seminar 0
Kehadirannya
bukan untuk berpidato panjang, melainkan mendengar langsung suara rakyat yang
disampaikan dengan lantang namun damai.
“Saya
senang sekali kalian semua hari ini bisa menyampaikan aspirasi dengan cara yang
tertib, damai, dan dewasa. Ini adalah ciri-ciri masyarakat yang maju,” ujar
Bupati Egi, disambut tepuk tangan peserta aksi.
Aksi itu
tak sekadar menjadi ruang penyampaian tuntutan, melainkan juga momen yang
menumbuhkan simpati. Bupati Egi menegaskan, semua masukan—baik isu nasional maupun
daerah—telah didengar dan akan ditindaklanjuti.
Ia juga
mengungkap kabar gembira, salah satu tuntutan terkait beasiswa sudah diusulkan
dalam Anggaran 2026 dan mendapat lampu hijau dari DPRD.
“Sekali
lagi saya ucapkan terima kasih. Jadilah masyarakat yang maju, cerdas, dan
dewasa. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan selalu terbuka terhadap kritik,
saran, dan masukan,” lanjutnya.
Suasana
semakin hangat saat Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, turut angkat
bicara. Ia menegaskan, lembaga legislatif akan menampung dan membawa aspirasi
itu ke forum resmi.
“Aspirasi
masyarakat adalah bagian penting dalam menjalankan fungsi kami di parlemen.
Saya mengapresiasi semangat mahasiswa yang menyampaikan pendapat dengan tertib
dan kondusif,” kata Erma.
Dibalik
teriknya aspal siang itu, terlihat sebuah harapan baru: bahwa ruang demokrasi
di Lampung Selatan bisa hadir dengan wajah humanis, dimana pemimpin dan rakyat
duduk sejajar, berbagi suara, tanpa sekat. [MFH/**]











3.jpg)