Tanggapi Keluhan Peternak Kambing di Desa Bumi Asri, Dinas Peternakan Turunkan Tim

By redaksi 14 Okt 2025, 22:33:21 WIB Saburai
Tanggapi Keluhan Peternak Kambing di Desa Bumi Asri, Dinas Peternakan Turunkan Tim

PALAS, MFH,-- Memberikan edukasi kepada warga merupakan salah satu perintah Bupati Lampung Selatan, Raditya Egi Pratama kepada seluruh Camat. Agar selalu turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi maupun memberikan edukasi kepada masyarakat.

Camat Palas, Ns. Rosalina didampingi Sekretaris Kecamatan Palas mendampingi Kepala Dinas Peternakan Lampung Selatan dan tim Dinas Peternakan Provinsi Lampung memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya yang berternak kambing di Desa Bumi Asri, Selasa (14/10/2025).

Menurut Camat, Dinas Peternakan Provinsi Lampung, turun langsung ke lapangan dan peternak untuk mengambil sample, terkait ternak kambing warga yang mati mendadak beberapa waktu lalu.

Baca Lainnya :

"Saya diberi tugas Bupati Lampung Selatan, Radytio Egi Pratama, untuk selalu turun langsung ke lapangan, atau pun memberikan edukasi kepada warga, sekaligus melihat secara langsung kondisi di lapangan dan inovasi yang diupayakan warga terkait permasalahan tersebut," ucap Camat Palas Ns. Rosalina.

Lebih lanjut Camat mengatakan, selain memberikan edukasi kepada masyarakat, dirinya juga di beri tugas untuk melakukan pengawasan ke pada pembangunan - pembangunan yang di biayai baik dari APBD, maupun dari ABPN.

"Setiap hari kami di berikan tugas, untuk membuat laporan kegiatan yang ada di kecamatan," tambahnya

Sementara itu, Dokter Hewan dari Provinsi Lampung, Joko Susilo, menjelaskan maksud dan tujuan pihaknya datang ke Desa Bumi Asri ingin mengetahui secara langsung sekaligus memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat peternak Kambing.

"Kami datang akan mengambil sample, dan mencari tahu sebab peristiwa beberapa hari lalu yang mengakibatkan ternak kambing warga mati mendadak, sekaligus memberikan pemahaman bagaimna cara beternak yang baik," ujarnya.

Menurut Joko Susilo, cuaca yang berubah-ubah dan kurang terawatnya kebersihan kandang bisa menjadi faktor penyebab kematian ternak kambing, dan yang lebih penting kerapatan populasi kambing dalam satu kandang yang juga harus seimbang dan menjadi perhatian.

"Kami mengambil sample darah, air liur, untuk diperiksa secara lebih rinci, begitu juga jenis makanan dan minuman yang diberikan setiap hari kepada hewan ternak. Setelah dilakukan analisa secara lebih detail, apapun hasilnya kita sampaikan ke pihak dinas, agar bisa disosialisasikan kepada petugas yang nantinya disampaikan kepada masyarakat peternak tentang cara dan apa saja tindakan yang harus diambil untuk menjaga hewan ternak dalam kondisi cuaca yang tidak menentu,” pungkasnya. [MFH/sriw]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment