- IBI Tanggamus Lampaui Target Pap Smear, Sumbang Capaian Rekor MURI Lampung
- Kepala BPS RI Piminpin Apel Siaga, Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi
- Bangun Lampung Berkarakter, Pemprov Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat
- Saat Muharam jadi Ruang Penebar Kebahagiaan bagi Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Lampung Perkuat Peningkatan SDM, Gubernur Mirza Ajak PTMA Bersinergi
- Camat Talang Padang Pimpin Bersih-bersih Titik Rawan Banjir
- Wali Kota Metro Lepas 15 Atlet Airsoftgun Komunitas KDRT ke Kejurnas INASOC II Jakarta
- Wakil Wali Kota Metro Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Kapolres Cup 2026
- Azwar Hadi Kembali Pimpin PMI Lampung Timur Periode 2026–2031
- Sekda Rustam Effendi Buka MUSKAB V PMI Lampung Timur
Ternak Kambing Warga Desa Bumi Asri Mati Mendadak
Belum Ada Pihak Terkait yang Berikan Solusi

PALAS, MFH,-- Peternak kambing warga desa
Bumi Asri, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, resah dengan kematian ternak
kambing secara mendadak dan tanpa gejala yang jelas.
Selain merugikan warga khususnya peternak
kambing masyarakat juga mengeluhkan lambannya penanganan oleh pihak terkait
terutama Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan.
Baca Lainnya :
- BAZNAS Lamsel: Zakat, Infak Sodakoh untuk Kesejahteraan Masyarakat0
- Mudahkan Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan, Pemkab dan Polres Lamsel Gelar Samsat Keliling0
- Lampung Komitmen Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Peningkatan Produksi Jagung0
- Dukung Pengembangan Agro Eduwisata, 100 Pelaku UMKM di Latih Digitalisasi Usaha0
- Komisi III DPRD Lamsel Laksanakan Monitoring di Kecamatan Palas0
Informasi yang diterima, dalam satu minggu,
9 ekor milik warga mati mendadak. Padahal setiap hari pakan yang diberikan tidak
pernah kurang. Menurut salah satu warga tidak ada gejala atau tanda-tanda yang
mengindikasikan jika hewan ternak mereka dalam kondisi sakit atau ada gangguan
lain. Hanya saja hewan ternak mereka tidak mau makan, lalu lemas dan ditemukan
mati pada pagi keesokan harinya.
“Saya memiliki lima ekor kambing, sekarang
tinggal tiga karena mati, padahal malamnya masih sehat. Bukan hanya milik saya saja
yang mati, ternak kambing warga sekitar juga terjadi hal serupa tanpa diketahui
penyebabnya," urai Widodo warga Desa Bumi Asri, Sabtu, (11/10/2025).
Masih menurut Widodo, akibat kejadian
tersebut harga kambing mengalami penurunan, dirinya dan warga mengaku mengalami
kerugian, sebab kambing yang mereka pelihara rencananya untuk di jual sebagai salah
satu sumber pemasukan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dia sendiri menyayangkan pihak terkait
yang terkesan lambat dan kurang pro-aktif menangani kejadian tersebut. Bahkan, sampai saat ini belum ada pihak
terkait terutama Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan, yang berupaya
memberikan soulsi atau memberikan vaksin agar permasalahan peternak kambing
bisa diatasi.
"Sepengetahuan
saya belum ada dari dinas terkait yang datang untuk memberikan solusi ataupun
edukasi kepada kami bagaimna menangani kambing yang mengalami seperti ini, kami
takut bisa menular dan lebih banyak hewan ternak yang mati tanpa sebab,” tandas
Widodo. [MFH Sriw]











3.jpg)