- Kakanwil Kemenag Tekankan Penguatan Pelayanan Umat Saat Kunjungan ke KUA Gisting Tanggamus
- Petani Cabai Lamsel Keluhkan Biaya Produksi Melonjak, Harga Jual Justru Anjlok Saat Panen Raya
- PTPN I Polisikan Lansia 72 Tahun Kasus Pencurian Getah Karet
- Rekam Jejak Polwan Pertama jadi Kapolsek di Polres Tanggamus, dari Reskrim Hingga Humas
- SDN 1 Tekad Raih Juara 1 Tari Kreasi dan jadi Juara Umum FLS3N Kecamatan Pulau Panggung
- Kabidkeu dan Kabid Dokkes Polda Lampung Pimpin Apel Pamatwil Polres Tanggamus
- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
TP PKK Pusat Apresiasi Gerak Cepat Program Imunisasi Anak di Provinsi Lampung


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Ketua TP PKK Provinsi
Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyambut kunjungan jajaran TP PKK Pusat
dalam acara malam ramah tamah yang berlangsung di Mahan Agung, Senin
(11/5/2026) malam.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK
Provinsi Lampung menyampaikan bahwa kehadiran tim pusat menjadi motivasi besar
bagi pengurus daerah untuk mengoptimalkan implementasi 10 Program Pokok PKK.
Baca Lainnya :
- Wagub Jihan Nurlela Perkuat Sinergi Pemprov Lampung dengan BPOM 0
- Pemprov Lampung Perkuat Stabilitas Harga Bahan Pangan Lewat Operasi Pasar0
- Pemprov Lampung Perkuat Ekonomi Syariah Melalui LaSEF 20260
- Pemprov Lampung Dorong Desa jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi0
- Pornas Korpri 2027, Peluang Dongkrak UMKM dan Pariwisata Lampung0
"Kehadiran Ibu Yane beserta
rombongan merupakan kebanggaan kami semua, sekaligus menjadi penyemangat,
motivasi untuk kami yang berarti daerah kami, Provinsi Lampung, untuk bisa
terus semangat meningkatkan kualitas dan tentunya komitmen bersama untuk
melaksanakan 10 Program Pokok PKK," ujar Wulan Mirza.
Wulan menekankan pentingnya posisi
PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat. Ia
memaparkan bahwa TP PKK Lampung telah menjalin kolaborasi erat dengan berbagai
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung sektor kesehatan, ketahanan
pangan, hingga pendampingan UMKM.
Wulan Mirza kemudian
menggarisbawahi agenda krusial terkait kesehatan anak, yakni evaluasi
pelaksanaan imunisasi di Kabupaten Lampung Selatan.
"Besok kita ke Kalianda, Lampung Selatan,
akan mengevaluasi tentunya bagaimana kemarin pergerakan dua bulan ke belakang
untuk mengejar imunisasi zero dose kepada anak-anak yang memang kita harus
pastikan anak-anak mendapatkan hak yang sama. Mereka harus mendapatkan
imunisasi yang lengkap," tegasnya.
Di akhir sambutan, Ketua TP PKK
Provinsi Lampung berharap kunjungan ini dapat mempererat tali silaturahmi serta
memberikan inspirasi bagi pengurus PKK di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi
Lampung.
"Kami sadar bahwa kami TP PKK
menjadi mitra strategis pemerintah, tetapi kami juga merupakan ibunya dari
Provinsi. Kami berharap bisa terus melakukan hal-hal yang terbaik untuk
peningkatan kesejahteraan keluarga," tutupnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Penguatan
Ketahanan Pangan Keluarga TP PKK Pusat, Yane Ardian Bima Arya, memberikan
apresiasi tinggi atas capaian luar biasa Provinsi Lampung dalam menuntaskan
program imunisasi Zero Dose.
Yane Ardian mengungkapkan apresiasinya atas
komitmen Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang dalam waktu singkat mampu
menggerakkan lini organisasi untuk mencapai target imunisasi.
"Saya cukup bahagia ketika
mendengar begitu komitmen Ibu Gubernur yang dalam waktu satu setengah bulan
besok bisa mencapai targetnya 100 persen. Tapi sudah mencapai di atas 90 persen
saja itu sudah sangat luar biasa," ujar Yane Ardian.
Yane menekankan bahwa kesehatan
masyarakat merupakan prioritas yang memerlukan komitmen kuat dari pemerintah.
Menurutnya, Indonesia memiliki keunikan yang tidak dimiliki negara maju, yaitu
keberadaan 6 juta kader PKK yang bergerak secara masif hingga tingkat
Dasawisma.
"Di negara lain enggak ada
yang namanya gerakan masif PKK yang di Indonesia itu ada sekitar 6 juta kader
yang bergerak terus tanpa dibayar. Ini sebuah kelebihan kita di Indonesia
dengan kader yang sangat militan," tegasnya.
Terkait kepemimpinan di daerah, Yane Ardian
secara khusus memuji dedikasi para istri kepala daerah yang memegang berbagai
tanggung jawab sekaligus, mulai dari Ketua Dekranasda hingga Bunda PAUD secara
sukarela.
"Menjadi pendamping istri
kepala daerah itu tidak mudah. Kalau kita bekerja dibayar itu hal yang biasa,
tapi kita bekerja enggak dibayar itu yang luar biasa," imbuhnya.
Menutup arahannya, Yane berharap
kesuksesan Lampung dalam program Zero Dose dapat menjadi rujukan bagi provinsi
lain di Indonesia, terutama menjelang peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK
pada Juli mendatang.
"Semoga PKK Provinsi Lampung
ini menjadi contoh yang terbaik dari daerah-daerah yang lain. Apa yang sudah
didedikasikan oleh Ibu Wulan di sini akan mendapatkan apresiasi dari Ketua Umum
TP PKK Pusat," pungkasnya. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)