- Kakanwil Kemenag Tekankan Penguatan Pelayanan Umat Saat Kunjungan ke KUA Gisting Tanggamus
- Petani Cabai Lamsel Keluhkan Biaya Produksi Melonjak, Harga Jual Justru Anjlok Saat Panen Raya
- PTPN I Polisikan Lansia 72 Tahun Kasus Pencurian Getah Karet
- Rekam Jejak Polwan Pertama jadi Kapolsek di Polres Tanggamus, dari Reskrim Hingga Humas
- SDN 1 Tekad Raih Juara 1 Tari Kreasi dan jadi Juara Umum FLS3N Kecamatan Pulau Panggung
- Kabidkeu dan Kabid Dokkes Polda Lampung Pimpin Apel Pamatwil Polres Tanggamus
- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Serentak


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui Gerakan Serentak
Operasi Pasar komoditas minyak goreng MinyaKita yang digelar di 15
kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, Selasa (12/5/2026). Langkah ini dilakukan
untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok
bagi masyarakat.
Kegiatan dibuka secara virtual melalui Zoom
oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan bersama Kepala Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung dan diikuti seluruh pemangku
kepentingan daerah serta OPD yang membidangi perdagangan di kabupaten/kota.
Baca Lainnya :
- Pengawasan Itjen Kemendagri Dorong Pemprov Lampung Tingkatkan Kinerja Pemerintahan0
- TP PKK Pusat Apresiasi Gerak Cepat Program Imunisasi Anak di Provinsi Lampung0
- Wagub Jihan Nurlela Perkuat Sinergi Pemprov Lampung dengan BPOM 0
- Pemprov Lampung Perkuat Stabilitas Harga Bahan Pangan Lewat Operasi Pasar0
- Pemprov Lampung Perkuat Ekonomi Syariah Melalui LaSEF 20260
Operasi pasar dilaksanakan secara serentak di
pasar-pasar tradisional yang menjadi pasar pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan
Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan RI. Khusus di Kota Bandar
Lampung, operasi pasar digelar di lima pasar tradisional yakni Pasar Pasir
Gintung, Way Halim, Tugu, Kangkung dan Panjang.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan bahwa
operasi pasar menjadi salah satu instrumen penting pemerintah daerah dalam
mengendalikan gejolak harga bahan pokok yang berpotensi memicu inflasi,
terutama komoditas pangan strategis seperti minyak goreng.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung terus
memperkuat koordinasi lintas sektor agar distribusi bahan pokok tetap lancar
dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Dalam pelaksanaan operasi pasar ini, Pemerintah
Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Bulog Kantor Wilayah Lampung untuk
penyediaan komoditas MinyaKita. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga
pasokan minyak goreng tetap aman di tengah dinamika harga pasar.
Pelaksanaan kegiatan operasi pasar direncanakan
akan dilaksanakan mulai tanggal 12 Mei hingga 25 Mei 2026. Setiap titik operasi
pasar menyiapkan sebanyak 50 dus atau sekitar 600 liter MinyaKita per hari
untuk dijual kepada masyarakat dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap gerakan
serentak operasi pasar dapat membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok,
memperkuat pengendalian inflasi daerah, serta memberikan dampak nyata terhadap
keterjangkauan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Lampung. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)